Home flora “Daun Kelor” Dianggap Sebagai Tanaman Yang Memiliki Nilai Mistis

“Daun Kelor” Dianggap Sebagai Tanaman Yang Memiliki Nilai Mistis

21 min read
0
782

Kalian pastinya sudah gak asing lagi dengan istilah “dunia tak selebar daun kelor” kan. Ternyata istilah daun kelor ini memang benar adanya. Daun ini ternyata banyak juga ditanam oleh masyarakat.

Bagi masyarakat dulu, daun kelor ini dianggap memiliki nilai mistis banyak yang menanam pohon ini untuk mengusir roh jahat yang ada di sekitar rumah mereka, sedangkan bagi masyarakat zaman now daun kelor dianggap memiliki manfaat untuk kesehatan.

Nah, kalau kalian ingin mendapatkan penjelasan yang lengkap tentang daun kelor ini. Maka kalian bisa menyimak ulasannya di sini.

Moringaceae Merupakan Suku Dari Tanaman Kelor

Kelor memiliki nama lain yaitu merunggai (Moringa oleifera). Ini termasuk dalam jenis tumbuhan dari suku Moringaceae. Tinggi batang yang dimiliki tumbuhan ini  berkisar 7—11 meter.

Bentuk dari daun kelor ini adalah bulat telur dengan ukuran kecil yang tersusun secara majemuk dalam satu tangkai, tanaman ini juga dapat dibuat sayur atau obat. Bunganya berwarna putih kekuning-kuningan dan tudung pelepah bunganya berwarna hijau; bunga ini keluar sepanjang tahun dengan aroma bau yang semerbak. Tanaman ini juga memiliki buah yang dinamakan buah kelor berbentuk segitiga memanjang yang biasa disebut kelentang dan ini juga dapat disayur.

Nama-nama daun kelor dari seluruh dunia

  1. Nama umum daun kelor di Indonesia: Kelor, limaran (Jawa)
  2. Inggris : Moringa, ben-oil tree, clarifier tree, drumstick tree
  3. Melayu : kalor, merunggai, sajina
  4. Vietnam : Chùm ngây
  5. Thailand : ma-rum
  6. Pilipina : Malunggay

Bagian Yang Terdapat Pada Daun Kelor

Selain daunnya yang terkenal, ada juga bagian-bagian dari tanaman kelor yang harus kalian ketahui. Berikut ini adalah bagian-bagian dari tanaman kelor.

  • Akar

Tanaman kelor ternyata memiliki sistem perakaran tunggan yang cukup rapat dan sangat kuat, bentuknya igseperti lobak yang berwarna putih. Akar dari tanaman ini juga sangat cocok sebagai tanaman penahan longsor.

Tanaman kelor ini juga mempunyai sistem konservasi tanah terasiring. Sehingga ketika musim hujan datang, tetesan air yang ada akan dapat ditahan oleh sistem akar tanaman kelor. Pada musim kemarau tiba, airnya pun akans sangat berguna bagi tanaman yang ada disekitarnya.

  • Batang

Pada tanaman kelor, biasanya akan tampak batang pokok dan batang utamanya. Batang tanaman ini jauh dari permukaan tanah, mempunyai percabangan sistem batanng simpodial dan merupakan jenis batang berkayu (lignosus).

Arah tumbuhnya batang ini tegak/lurus keatas. Teksturnya memiliki bentuk bagian kasar, berwarna putih buram, mempunytai kulit tipis, cabangnya jarang dan sangat mudah patah.

  • Daun Tanaman Kelor

Daun yang dimiliki tanaman kelor termasuk dalam jenis daun majemuk dan menyirip dengan rangkap tiga beserta letak daun yang berseling. Tanaman kelor ini juga memiliki ibu tangkai, anak tunggal daun, Rakhila, Rakhis dan Rakhiolus.

Selain itu, daun tanaman ini juga memiliki tangkai daun yang memiliki tekstur warna hijau muda. Helaian daun yang berwarna hijau muda ini akan menjadi hijau gelap muda ketika sudah berumur cukup tua. Daunnya pun berbentuk bulat seperti telur. Ukurannya juga tidak terlalu besar, semuanya tersusus rapi dengan bentuk majemuk pada satu tangkai.

  • Bunga

Bunga tanaman ini juga termasuk ke dalam jenis bunga majemuk terbatas. Letaknya pun berada di ketiak daun atau biasa disebut dengan bunga aksilaris. Bagian yang satu ini terdiri dari dua tenda bunga dan setiap satu tenda bunga terdapat 5 daun yang saling berlekatan.

Tenda bunga ini berwarna kekuning-kuningan, yang di dalamnya juga terdapat 5 benang sari yang berwarna kuning agak kecoklatan. Dengan satu putik serta dan 1 buah.

  • Buah

Buah kelor dengan nama latin Moringa oleifera adalah buah sejati tunggal yang memiliki bentuk panjang segi tiga. Buah tanaman kelor ini termasuk ke dalam jenis polong-polongan. Panjangnya mencapai sekitar 20 hingga 45 cm. Warnanya hijau ketika muda dan akan berubah menjadi coklat ketika beranjak tua.

Berbagai Kandungan Nutrisi Yang Terdapat Daun Kelor

Seperti yang kita tahu, kalau daun kelor ini memiliki banyak hal yang bisa di dapatkan. Ini dikarenakan pada daun kelor ini terdapat berbagai kandungan nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Beberapa kandungan nutrisi itu adalah:

  • Zat Besi

Jika kalian memang sangat membutuhkan zat besi, kalian juga bisa mendapatkannya pada daun kelor. Zat besi sangat diperlukan untuk tubuh dan biasanya ini dapat meningkatkan produksi pada darah, sehingga sistem peredaran darah dapat menjadi semakin lancar.

Ketika sistem peredaran darah menjadi lancar, maka sistem metabolisme lainnya pun akan baik-baik saja. selain itu zat besi juga bisa mencegah anemia akibat berkuranganya hemoglobin di dalam darah.

  • Kelor Mengandung Protein yang Lebih Baik dibanding Kedelai

Kelor juga dianggap memiliki rasio protein tertinggi dari setiap tanaman dan ini telah banyak diidentifikasi, dengan protein di kelor yang ternyata sebanding dalam kualitas dengan yang ada pada kedelai.

Para ilmuwan makanan pernah percaya bahwa hanya kedelai yang memiliki protein yang sebanding dengan daging, produk susu dan telur. Sekarang mereka telah menambahkan Moringa ( kelor) ke daftar itu.

  • Daun kelor mengandung kalsium

Kalsium ini dapat membangun tulang dan gigi yang kuat untuk membantu mencegah terjadinya osteoporosis. Susu juga akan menyediakan banyak kalsium tapi kalsium pada daun kelor 4x lebih banyak dari kalsium susu.

Daun kelor dapat membantu membangun kembali tulang-tulang yang lemah, mengatasi kekurangan darah dan membantu para ibu yang kekurangan gizi untuk memenuhi gizi bagi bayinya. Para dokter di Africa menggunakan daun kelor ini untuk melakukan pengobatan diabetes dan di India daun kelor digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi.

  • Vitamin C dan Vitamin A

Siapa sangka kalau daun kelor ini kaya akan vitamin. Terutama vitamin C dan vitamin A. Vitamin A dapat digunakan untuk membantu meningkatkan imunitas tubuh dan juga kesehatan mata. Sedangkan vitamin C juga bagus untuk kesehatan kalian dan juga kulit.

Bahkan kandungan vitamin A yang ada di dalam daun kelor ini, lebih tinggi jiks dibandingkan dengan wortel. Dengan kandungan ini, kita akan bisa membantu menghilangkan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh.

  • Fitosterol dan Flavanoid

Fitosterol dan flavanoid sering digunakan sebagai bahan obat-obatan. Bahkan bisa daun ini bisa digunakan untuk mengurangi kadar gula yang ada di dalam darah dan juga kadar kolesterol. Jadi konsumsi daun kelor memang begitu bagus untuk penderita diabetes maupun kolesterol tinggi.

Tanaman Kelor Sering Dijadikan Sebagai obat

Hayo ada yang tahu gak sejak kapan daun kelor ini mulai dimanfaatkan? Tanaman kelor ini mulai dimanfaatkan sejak sekitar 2000 tahun SM atau 5000 tahun silam dan pada awalnya ini ada di india utara.

Dulunya, orang-orang disana selalu memanfaatkan tanaman kelor ini sebagai bahan ramuan untuk membuat obat-obatan. Ini merupakan salah satu sistem pengobatan dan perawatan kesehatan kuno (Ayurveda).

Daun kelor ini ternyata juga mampu untuk mencegah atau mengobati 300 macam penyakit, di antaranya: anemia, asma, komedo, kotoran darah, bronkhitis, radang selaput lendir hidung, sesak nafas, kolera, konjungtivitas, batuk, diare, infeksi mata dan telinga, demam, pembengkakan kelenjar, sakit kepala, tekanan darah abnormal, histeria, nyeri pada sendi, jerawat, psoriasis, gangguan pernapasan, penyakit kudis, sakit tenggorokan,keseleo, serta TBC.

Selain itu, ekstrak yang dimiliki daun kelor ini diyakini akan dapat memberikan stamina dan tenaga ekstra. Oleh karena itu, para prajurit yang ada di daerah tersebut selalu mengonsumsi ekstrak daun kelor ketika sedang berperang.

Di indonesia sendiri, jenis tanaman kelor yang paling dikenal banyak orang hanya yang termasuk dalam spesies M. oleifera. Bentuk dari pohon Moringa oleifera ini berupa pohon yang memiliki ketinggian 5-10 m.

Batang kayunya sangat rapuh sehingga gampang patah. Namun, kayunya dibungkus dengan kulit yang tidak mudah terpotong kalau tidak menggunakan benda tajam. Percabangan tanaman jarang dan tumbuh memanjang. Akan tetapi, dari cabang itu tersebut dapat menghasilkan tangkai daun yang banyak sehingga sosok tanamannya terlihat rimbun.

Penanaman kelor di indonesia tersebar di seluruh daerah, yang awalnya di mulai dari Aceh hingga merauke. Oleh kerana itu, tanaman kelor dikenal dengan berbagai nama daerah, seperti nurong (Aceh), munggai (Sumatera), kilor (Lampung), kelor (Jawa Barat dan Jawa Tengah), marongghi (Madura), kiloro (Bugis), parongge (Bima), kawana (Sumba) dan kelo (Ternate).

Daun Kelor Juga Dianggap Dapat Mengusir Roh Jahat

Orang-orang yang ada pada zaman dulu ternyata memang mempunyai keyakinan tentang daun kelor yang dapat mencegah santet atau jadi tolak bala. Gak cuma itu, sudah sejak dulu orang juga yakin kalau daun kelor dapat dijadikan sebagai penangkal ilmu kebal.

Ini merupakan hal yang sudah tidak mengherankan lagi. Dikarenakan beberapa orang yang memang memiliki pengetahuan kebal atau susuk, pasti lebih memilih lari serta menghindar dari daun sakti ini.

Nenek moyang kita juga pernah mengajarkan tentang jika kita meletakkan / menanam tanaman kelor ini di depan rumah, maka segala serangan ghaib tidak akan bisa masuk ke rumah kita. Seisi rumah tidak akan diganggu, keluarga selamat dan yang paling penting bisa melumpuhkan niat jahat seseorang. Cerita ini turun temurun  masih terus diyakini bahkan sampai sekarang.

Ada juga cerita unik dbalik daun kelor ini yang dianggap sebagai penangkal ilmu hitam. Certiyanya begini, ada pencuri yang ditembak polisi tetapi tidak mempan, kemudian ada seorang polisi yang tahu kalau sang pencuri memiliki ilmu kebal lalu memukul kaki pencuri itu dengan daun kelor. Serta pada akhirnya pencuri itupun dapat dilumpuhkan karna ilmunya telah luntur terkena daun kelor. Wah, ternyata hebat juga nih daun kelor ini.

Manfaat Lain Dari Daun Kelor

Selain Sering digunakan sebagai alat untuk mengusir roh jahat semacam mahkluk alus yang mengganggu manusia. Ternyata daun kelor juga memiliki beberapa manfaat yang jarang diketahui banyak orang. Dan inilah beberapa manfaat lain dari daun kelor.

  • Memperlambat efek penuaan

Sebuah studi di tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Ilmu dan Teknologi Pangan telah menguji manfaat kelor . Di sini kita akan mengetahui tentang kadar enzim antioksidan yang berharga, peneliti juga ingin menyelidiki apakah daun kelor bisa membantu memperlambat efek penuaan, dengna memanfaatkan antioksidan herbal alami ini, maka ini mampu menyeimbangkan hormon secara alami.

Studi ini telah melibatkan sembilan puluh wanita yang telah menopause, yaitu wanita di usia 45-60 tahun yang kemudian dibagi menjadi tiga kelompok, mereka kemudian akan diberikan berbagai tingkat suplemen.

Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa suplementasi dengan kelor dan bayam dapat menyebabkan peningkatan yang signifikan dengan senyawa antioksidan, yang berperan penting dalam memperlambat efek penuaan.

  • Menyehatkan kulit

Daun kelor ini memiliki kandungan vitamin C serta antioksidan yang sangat tinggi, kedua zat ini sangatlah baik untuk kesehatan kulit. Caranya adalah daun kelor dijadikan sebagai sayur serta dikonsumsi dengan cara teratur.

Ini dapat menghaluskan kulit serta mencegah munculnya jerawat. Gak cuma itu kita juga dapat menumbuk daun kelor hingga menjadi halus dan menjadikan daun kelor sebagai masker muka yang dapat membuat kulit muka makin halus serta cantik.

  • Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh

Sistem kekebalan tubuh juga memegang peranan yang teramat penting, ini berguna untuk mencegah kedatangan berbagai infeksi virus maupun bakteri pembawa penyakit. Agar sistem kekebalan tubuh kalian selalu berada dalam kondisi yang optimal, maka sangat dibutuhkan asupan nutrisi yang baik.

Salah satunya adalah dengan mengonsumsi daun kelor. Manfaat daun kelor ini hadir berkat kandungan vitamin A, vitamin C dan zat besi yang didalamnya mampu meningkatkan produksi sel darah putih dan sel darah merah, sehingga secara langsung ini dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.

  • Penyakit Jantung

Sebuah studi telah dilakukan pada hewan laboratorium yang diterbitkan dalam edisi Februari 2009 dari “Journal of Medicinal Food”. Mereka menemukan bahwa daun kelor dapat mencegah kerusakan pada jantung dan memberikan manfaat antioksidan.

Dalam studi tersebut, pemberian dosis 200 miligram per kilogram untuk mengontrol berat badan akan dilakukan setiap hari selama 30 hari, ini akan menghasilkan tingkat lebih rendah dari lipid teroksidasi dan jaringan jantung akan dilindungi dari kerusakan struktural.

Para peneliti akan menyimpulkan bahwa daun kelor dapat menawarkan manfaat yang signifikan untuk kesehatan jantung. Penelitian lebih lanjut sangat diperlukan untuk menentukan apakah ini bermanfaat untuk manusia.

  • Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas ASI

Untuk ibu menyusui yang memiliki ASI sedikit, kalian bisa mencoba daun kelor untuk mengatasinya karena mengandung unsur flavonoid. Selain untuk menambah kuantitas ASI, daun kelor benar-benar dapat menaikkan kualitas ASI yang didapat dari kandungan zat besi, vitamin C dan protein didalamnya. Zat besi yang terkandung pada daun kelor dua puluh lima kali lebih besar dari bayam.

Wow, selama ini kalian pasti tidak tahu kan kalau daun yang dianggap biasa ini memiliki banyak manfaat sekaligus cerita unik di dalamnya. Jadi mulai dari sekarang kalian bisa mencoba daun kelor ini untuk memulai hidup sehat.

Load More Related Articles
Load More By admin
  • Bunga Wolfsbane, Tanaman Cantik Yang Ternyata Mematikan

    Apakah kalian pernah mendengar tentang istilah cantik tapi berbahaya? Yah, istilah tersebu…
Load More In flora
Comments are closed.

Check Also

Seperti Apa Itu Depresi? Berikut Panjelasannya

Kehilangan orang yang dicintai, dipecat dari pekerjaan, mengalami perceraian dan situasi s…